Timnas U-22 Indonesia 2019, Cetak Sejarah Baru Hingga Gagal Capai Target

Timnas U22

Sulengka.net — Timnas U-22 Indonesia telah menampilkan perjuangan sepanjang 2019 dari mencetak sejarah baru hingga gagal memenuhi target.

Perjalanan panjang dilakukan timnas U-22 Indonesia pada edisi 2019.
Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, benar-benar menempa anak asuhnya demi mewujudkan target PSSI pada musim 2019. Bermula pada awal Januari, pelatih asal Sumatra Barat itu melakukan seleksi terhadap para pemain muda yang berpotensi membela Garuda Muda.

Juara Piala AFF U-22 2019
Kemudian, eks juru latih Bali United itu akhirnya mendapatkan 20 nama terbaik untuk dibawa ke Piala AFF U-22 2019. Hasilnya, Indonesia sukses mengukir sejarah dengan menjuarai Piala AFF U-22 2019. Timnas Indonesia berhasil menang 2-1 atas Thailand dalam laga Final Piala AFF U-22 2019 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa, 26 Februari 2019, malam WIB. Karena kemenangan itu, Timnas U-22 Indonesia berhasil keluar sebagai Juara Piala AFF U-22 2019 untuk pertama kalinya.

Gol dari Indonesia berhasil dicetak oleh Sani Rizki yang memanfaatkan benturan badan bek lawan, Marco Ballini (59′), dan torehan Osvaldo Haay (64′). Sementara itu gol tunggal dari Thailand sukses dicetak oleh Saringkan Promsupa (57′).

‘Si Anak Baik’ dari Papua
Dari ajang inilah, muncul julukan ‘Si Anak Baik’ yang disematkan kepada putra Papua, Marinus Wanewar. Aksi Marinus Wanewar bersama timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22 2019 mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air. Hingga akhirnya, Marinus yang tak lagi emosional mendapatkan julukan ‘Si Anak Baik’ seusai Piala AFF U-22 2019. Bagi Indra Sjafri, ini menjadi kali kedua ia sukses mengukir sejarah di Piala AFF.

Sebelumnya, Indra juga mampu mengantarkan timnas U-19 Indonesia meraih titel juara untuk pertama kalinya di Piala AFF U-19 2013. Skuat tak jauh berbeda diboyong Indra Sjafri untuk tampil pada turnamem mini bernama Merlion Cup 2019 di Filipina. Timnas U-23 Indonesia berhasil menutup kiprah pada Merlion Cup 2019 dengan kemenangan atas Filipina pada perebutan peringkat ketiga. Timnas U-23 Indonesia menang dengan skor telak 5-0 atas Filipina pada laga yang digelar di Stadion Jalan Besar, Singapura, Minggu, 9 Juni 2019.

Tak hanya itu, striker timnas U-22 Indonesia, Muhammad Rafli, juga dinobatkan sebagai top scorer pada ajang tersebut. Rafli mencetak hattrick pada laga kontra Filipina dan mengungguli penyerang timnas U-22 Singapura, Ikhsan Fandi, yang membukukan dua gol.

Juru Kunci CFA International Cup
Timnas U-22 Indonesia menjadi tim paling lemah pada turnamen ini. Skuat besutan Indra Sjafri menelan dua kekalahan dari China dan Yordania serta sekali bermain imbang kontra Arab Saudi. Timnas U-22 Indonesia hanya menjadi juru kunci klasemen dengans atu poin. Sedangkan titel juara didapatkan oleh tim tuan rumah China yang membukukan tujuh poin.

Runner-up SEA Games 2019
Ini menjadi agenda penutup timnas U-22 Indonesia sepanjang 2019. Sayangnya, tim Garuda Muda tak mampu mewujudkan target dari PSSI. Indra Sjafri diharapkan bisa memberikan medali emas untuk Indonesia pada SEA Games 2019.

Namun kenyataannya, Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu seusai takluk dari Vietnam pada final SEA Games 2019. Timnas U-22 Indonesia dipaksa menyerah 0-3 dari Vietnam pada laga yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa, 10 Desember 2019.

Evan Dimas darmono dkk harus puas dengan medali perak pada SEA Games 2019. Kendati begitu, Indonesia kembali mampu mengirimkan satu nama pada daftar top scorer SEA Games 2019. Penyerang timnas U-22 Indonesia, Osvaldo Haay, menjadi top scorer SEA Games 2019 bersama bintang Vietnam, Ha Duc Chinh.

Sumber: Bolasport.com

Comment