Tangis Haru Lepas H. Syarifuddin di MAN 2 Bulukumba

Sulengka.net — Pergantian Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bulukumba diwarnai tangis haru siswa dan guru. Upacara penaikan bendera, Senin, 24 Februari 2020 menjadi momen terakhir H. Syarifuddin sebagai pembina upacara di MAN 2 Bulukumba.

Sebelum upacara dimulai, nampak guru dan siswa dalam keadaan tangis haru. Seolah belum merelakan pindahnya H. Syarifuddin sebagai Kepala MAN 2 Bulukumba.

Dalam sambutan terakhirnya, H. Syarifuddin mengimbau siswa dan guru supaya tetap menjaga dan meningkatkan kualitas capaian MAN 2 Bulukumba sejak ia menjabat sebagai kepala MAN 2 Bulukumba tahun 2010 silam.

“Anak-anakku sekalian, infakkan dirimu belajar, menyerahkan diri untuk masa depan. Patuhilah tata tertib, engkau akan dibaca diluar sana, bahwa MAN 2 Bulukumba luar biasa. Jaga dan pelihara itu,” kata dia.

Dia juga menekankan bahwa masa depan ada ditangan sendiri, amanah orang tua dan berdoa adalah poin penting yang harus dilakukan.

“Untuk anakku kelas X dan XI, kosongkan HPmu di area madrasah. Fokuskan dirimu untuk belajar,” ungkapnya.

Lebih jauh, Syarifuddin menganggap bahwa MAN 2 Bulukumba sudah terkenal di Indonesia. “Jaga dan tanamkan dalam hati. Bahwa MAN 2 Bulukumba adalah milik kita bersama,” kata dia.

Setelah upacara penaikan bendera merah putih, guru dan siswa melakukan salam perpisahan. Tangis harupun pecah saat prosesi tersebut. Sejumlah guru dan siswa meluapkan kesedihannya dengan memeluk H. Syarifuddin.

Dimomentum yang sama, dilakukan serah terima jabatan Kepala MAN 2 Bulukumba, dari H. Syarifuddin ke Muhammad Anas.

Diketahui, H. Syarifuddin kini menjabat sebagai Kepala MAN 1 Bulukumba (eks MAN Tanete).

Comment