Revolusi Sosial Dalam Dinamika Gerakan Islam

Hasan

Oleh : Hasan, Mahasiswa Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar

Sulengka.net — Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki penduduk mayoritas islam. Perhelatan politik negeri ini memberikan suatu gambaran kemunduran terhadap keadilan dan kesejahteraan rakyat. Sebab pemerintahan dan kapitalisme menjadi sahabat akrab dalam melakukan suatu pengelolaan nilai atau keuntungan dari masyarakat, tindakan demikian adalah tindakan krisis moral kemanusiaan yang di lakukan oleh kekuasaan dan perusahaan (pemodal).

Negara yang berkependudukan mayoritas Islam telah dihadapkan pada suatu persoalan besar kemanusiaan, Islam sebagai agama yang mulia telah kehilangan visinya yang disebabkan oleh pemerintahan (kekuasaan) yang mementingkan individu atau kelompok semata. Begitupun tindakan yang amoral telah membumi di negeri mayoritas Islam. Masyarakat di jadikan bulan bulanan mereka. Korupsi, pelanggaran HAM berat dianggap hal yang biasa biasa saja.

Pengusa lebih memilih berlibur dengan menghabiskan uang rakyat, dalilnya studi banding dan juga pergi naik haji atau mengunjungi tempat-tempat suci (rumah tuhan) dengan menggunakan uang Negara daripada mengurus hal kemanusiaan (kemiskinan, ketertindasan dan perampasan hak-hak) yang nyata terjadi dikehidupan. 

#

Melihat fakta dan realitas kemanusiaan yang kini terjadi tentu kita sebagai umat muslim seakan tercambuk oleh penderitaan kemanusiaan. Saya teringat dengan konsep klasik Yunani kuno seorang korupsi di negrinya sendiri.

Melihat fenomena tersebut membuat hati dan pikiran gelisah, seakan membakar mental pemuda untuk melihat kembali persoalan tragis agama yang dijadikan kekuatan kebatilan politisi dalam mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan. Ironi praktek pengusa dan kipatalisme inipun telah membuat murung wajah rakyat yang mengharap untuk tetap ceria terhadap kondisi hidup sosial mereka.

Konsep dorodokos merupakan suatu konsep yang mengundurkan negerinya sendiri dengan melakukan suatu tindakan eksploitasi terhadap warganya sendiri. Dorodokos adalah orang yang merampok negrinya sendiri demi mendapatkan suatu keuntungan buat pribadi atau kelompok. 

Dengan melihat kenyataan negeri mayoritas muslim. Kurang lebih seperti yang di gambarkan oleh konsep dorodokos Yunani klasik ini. Pertautan antar sesama agama Islam dan umat telah menjadi hal yang kerap kali kita saksikan yang terus terjadi hingga memicu konflik kemanusiaan.

Akan demikian tentu kita tidak terpaku dalam persoalan tersebut, harusnya kita berani menghadirkan suatu gerakan alternatif dimana Islam kita menjadikanya sebagai gerakan revolusi yang membebaskan dari berbagai keterbelengguan hidup umat manusia.

Oleh karenanya agar kita bisa keluar dan menemukan solusi dari masaalah yang bengis ini. Maka kita harus melakukan suatu gerak revolusi sosial dalam dinamika gerakan Islam. Dimana Islam merupakan suatu gerak yang membebaskan dari segala bentuk ketertindasan umat yang tengah terjadi di negeri kita.

Dimana Islam tidak hanya merupakan suatu keyakinan tentang ketuhanan, melainkan Islam juga merupakan suatu petunjuk manusia dalam menciptakan keharmonisan kemanusiaan. Sehingga dengan demikian revolusi sosial dalam gerakan dinamika Islam dapat menjalankan visi kemanusiaan yang telah lama terbelenggu oleh dogma kekuasaan dan kapitalisme yang memenjara kemanusiaan kita.

Note : Tulisan diatas sepenuhnya tanggungjawab penulis

Comment