Polres Bulukumba Dinilai Lamban Tangani Kasus Perempuan dan Anak

Sulengka.net — Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Bulukumba (AMB) menggeruduk Kantor Polres Bulukumba. Mereka menilai Polres Bulukumba lamban tangani kasus perempuan dan anak. Selasa, 23 November 2021.

Aksi tersebut dilakukan terkait penanganan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang belum menemui titik terang dari kepolisian khususnya Unit PPA Satreskrim Bulukumba.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Kurnia menuntut pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti kasus kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Bulukumba terkhususnya kasus pelecehan pada anak secara terbuka dan transparan.

“Sehingga dapat dikawal bersama dan segera menangkap Pelaku kekerasan seksual terhadap anak sebagai bentuk pencegahan agar kasus yang sama tidak bertambah,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muhammad Yusuf didampingi oleh Kanit PPA Sat Reskrim Aipda Subhan Suryadi Putra, dalam menerima para pengunjuk rasa menyampaikan bahwa pihak Polres Bulukumba telah melakukan upaya dan telah menindak lanjuti beberapa kasus yang masuk, namun masih terkendala pada saksi dan alat bukti yang mendukung.

“Semua laporan yang masuk membutuhkan waktu,tenaga dan fikiran, untuk kasus kekerasan anak kita kadang-kadang terbengkalai dengn bukti dan saksi,” katanya.

Diakhir aksi Aliansi Mahasiswa Bulukumba menegaskan untuk usut tuntas kasus kekerasan dan pelecehan seksual di Kabupaten Bulukumba dan menanti informasi perkembangan kasus yang ada.

Comment