Peran Guru dalam Revolusi Industri 4.0

Ilustrasi peran guru

Ilustrasi freepik.com

Sulengka.net — Banyak makna yang tersirat dalam peringatan Hari Guru Nasional, 25 November 2019. Salah satunya guru di tuntut untuk cerdas, aktif, kreatif, inovatif, dan kompetitif, pada era 4.0. Seorang guru harus menguasai empat kompetensi guru.

Humas UPT SPF SMPN 1 Bulukumba, Darmawati, kepada Sulengka.net, Senin, 25 November 2019 mengatakan, bahwa guru harus aktif dalam mencari dan menemukan informasi konstruktif dalam dunia pendidikan. Guru harus kreatif dalam mengembangkan segala potensi yang tersedia, baik potensi pada Sumber Daya Manusia (SDM) maupun potensi Sumber Daya Alam (SDA), yang dapat memajukan dunia pendidikan.

“Guru juga dituntut untuk selalu berinovasi, mencipta dan menemukan hal-hal yang baru, sehingga memberikan nafas segar dalam dunia pendidikan. Guru sekarang perlu meningkatkan kompetensinya dalam mengembangkan pendidikan pada era revolusi industri 4.0,” kata dia.

Dia menambahkan, Revolusi Industri 4.0 menyajikan tantangan yang berbeda dengan era sebelumnya. “Zaman ini adalah zaman digital, dan menuntut guru guru mengubah cara pandang dan mekanisme kerja dalam menghadapi problematika dunia pendidikan,” kata dia.

Dia menerangkan bahwa guru berkewajiban mengembangkan kompetensi peserta didik secara bersamaan antara sikap, pengetahuan dan keterampilan, yang terpadu dengan iptek, agar tercipta generasi yang berkualitas, khususnya menyambut Indonesia Emas 2045.

“Intinya guru membangun kemampuan anak berdasarkan potensinya, guru menyajikan metode sesuai kebutuhan peserta didik, karena guru adalah orang dewasa yang harus bertanggung jawab membantu anak mengembangkan potensinya, sehingga dapat menjadi manusia dewasa yang sadar akan eksistensi dan tanggung jawabnya kelak. Generasi yang lahir tahun 1990 adalah akan menjadi ujung tombak pembangunan pada tahun 2045, era Indonesia emas. Mereka akan menjadi tenaga kerja produktif, yang akan menggerakkan kemudi bangsa,” kata Darma.

Comment