Pemimpin yang Baik Itu ?

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mendasarkan kepemimpinan pada keikhlasan. Hal ini berlaku di semua tingkatan kepemimpinan.

Sulengka.net — Pengamat sosial di Kabupaten Bulukumba, Andy Satria menjelaskan bahwa, pemimpin yang baik bisa dilihat dari kualitas kepahaman etika bernegara dan berkeragaman. Hal tersebut diungkapkan Bung Andy Satria saat sesi diskusi bersama sulengka.net. Jumat, 20 September 2019.

Menurutnya, Negara adalah rumah besar bagi bangsa yang ekstra majemuk. Dibutuhkan kesabaran dan kehati-hatian dalam penciptaan program dan penanganan masalah. ”Kualitas seperti ini dibutuhkan ditiap jenjang pemerintahan,” kata dia.

Masyarakat modern sebenarnya tidak berbeda dengan masyarakat klasik, karena terkait dengan kepastian keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Pemimpin yang baik pasti memastikan akses untuk semua lini. Kesejahteraan sering dianggap sebagai kunci. Padahal, kesejahteraan hanyalah relatifitas. Sesungguhnya, yang terpenting adalah kepastian hukum bagi tiap warga.

”Kegiatan bermasyarakat akan sangat mudah dan berjalan baik jika hukum tidak diskriminatif. Pemimpin adalah hakim untuk masyarakat. Hakim dalam arti yang luas pada semua aspek bernegara. Pemimpin adalah jangkar sekaligus sebagai nahkoda. Arah bahtera telah siap dalam perencanaan,” kata dia.

Andy juga menjelaskan bagaimana memahami dua aturan yakni, aturan dari langit yang disebut agama. Jika dijalankan dengan ikhlas, akan mempengaruhi karakter kepemimpinan. Begitu juga dengan aturan kenegaraan berupa undang-undang. Saat ditaati dengan ikhlas, akan menghadirkan kepemimpinan yang baik dan kuat.

”Hal lain yang mesti diindahkan oleh seorang pemimpin adalah kemampuan dan kecakapan membaca gelagat dan keragaman masyarakat, berikut sistem yang disepakati di suatu wilayah, bahwa masyarakat berkarakter beragam adalah kewajaran, sebab sistem kita di Indonesia adalah demokrasi,” kata Andy Satria.

Comment