Pemilihan Ketua PMII Cabang Bulukumba Berpolemik

Konfercab 11

Ketua terpilih PMII Bulukumba, Andi Chaidir Alif (tengah) saat berfoto bersama SC dan peserta Konfercab XIV PMII Bulukumba.

Sulengka.net — Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PMII Bulukumba kembali digelar pada Jumat, 11 Januari 2020 pukul 15:00 WITA. Sebelumnya, Konfercab XIV PMII Bulukumba ditunda oleh Steering Committee (SC) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Tak lama berselang, Konfercab XIV PMII Bulukumba kemudian diskorsing kembali hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Proses Konfercab XIV PMII Bulukumba yang berjalan alot tersebut kemudian dilanjutkan pada Minggu, 12 Januari 2020 dan menghasilkan Ketua Cabang PMII Bulukumba periode 2020-2021.

Konfercab XIV PMII Bulukumba yang dilaksanakan di UPTD Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Pusat Pelayanan Sosial Bina Karya (PPSBK) Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang itu, menetapkan Andi Chaidir Alif sebagai sebagai ketua umum PMII Cabang Bulukumba yang baru.

Pro-kontra Konfercab
Terpilihnya, Andi Chaidir Alif tersebut mendapat tanggapan pro-kontra. Pasalnya, SC yang hadir dalam pemilihan Ketua PMII Bulukumba tersebut hanya satu orang.

Diketahui, tiga Komisariat memiliki hak pilih pada Konfercab XIV PMII Bulukumba, yakni Komisariat UMB, STMIK Bina Adinata dan STAI Al-Gazali.

Ketua Komisariat STMIK Bina Adinata, Sultan mengatakan bahwa terpilihnya Andi Chaidir Alif itu tidak sesuai dengan konstitusi PMII. Pasalnya, Konfercab XIV PMII Bulukumba dianggap tidak quorum.

“Hanya ada 1 Komisariat peserta penuh yang hadir. Saya juga tidak tau bahwa forum dilanjutkan karena panitia tidak memberi tahu bahwa forum Konfercab dilanjutkan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisariat Al-Gazali, Agung Nur Rusman DH mengatakan, dirinya sebagai peserta penuh Konfercab XIV PMII Bulukumba yang memiliki hak pilih dan hak suara merasa kecewa.

“Saya selaku peserta hak memilih calon,
antara sahabat Andi Chaidir Alif dan sahabat Alfian Handani. Saya merasa kecewa terhadap SC, karena tidak bersikap netral terhadap kedua calon dan hanya memihak pada satu calon,” kata dia.

Dia juga menilai bahwa akibat dari tidak netralnya SC berakibat pada kedua calon ketua tidak bisa bertarung, malah cenderung dipaksakan.

“Saya juga menuntut kepada SC, karena telah mengambil keputusan bahwa sudah ada ketua yang terpilih tanpa informasi sebelumnya kepada saya,  selaku peserta penuh yang memiliki hak pilih,” kata dia.

Dia berharap Konfercab XIV PMII Bulukumba berjalan secara struktural dan melibatkan semua peserta penuh.

Dikutip dari suaranews.net, Ketua terpilih PMII Bulukumba, Andi Chaidir Alif mengatakan bahwa dirinya ingin membawa PMII lebih maju sesuai dengan visi misi, yaitu mewujudkan integritas organisasi berlandaskan Ahlul Sunnah Waljama’ah, serta PMII Bulukumba yang lebih progresif dalam mengamalkan trilogi PMII.

“Aktualisasi dari pada proses-proses kaderisasi massiflah yang bisa menjadi sebuah topangan keberlangsungan organisasi ini tetap utuh, tentunya dengan didasari ke-Aswajaan sebagai manhaj al-fikr walharokah,” kata dia.

Comment