Nestapa Petani Bulukumba Akibat Pupuk Langka

Sulengka.net — Sejumlah petani di Kabupaten Bulukumba menjerit akibat kelangkaan pupuk. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Gajah Mada Institute, Nur Alamsyah Anasing, Kamis 24 Juni 2021.

Dia mengaku, seharian ini telah mendapatkan keluhan dari sejumlah kelompok tani. Para petani mengeluh kepada Alam, karena dirinya dikenal masyarakat sebagai tim pemenangan bupati yang saat ini terpilih, melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu.

”Sejak pagi beberapa petani datang kerumah. Di jalan saya juga dicegat beberapa kali, mereka mengeluh pupuk langka,” kata Alam.

Kalaupun ada, petani kata Alam, harus mengeluarkan kocek lebih dalam dari harga seharusnya.

Dimana di pasaran Rp 105 ribu persaknya, namun karena kelangkaan di beli hingga harga Rp 200 ribu.Jika ini terus terjadi, Alam khawatir hasil panen petani akan anjlok.

Sementara, kata Alam Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf saat pesta panen beberapa waktu lalu di Desa Bontoraja, optimis tahun ini akan surplus.

Dan ingin menjadikan Gantarang sebagai lumbung padi di Wilayah Bulukumba.

”Saya mengharapkan dinas terkait untuk segera turun tangan, jangan sampai keinginan bupati
menjadikan Gantarang sebagai lumbung padi hanya mimpi belaka,” kata Alam.

Selain itu, Alam juga mempertanyakan keberadaan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang menurutnya tidak tanggap akan persoalan yang menimpa petani saat ini.

Comment