Nasabah Bank Mandiri Bulukumba Hampir Tertipu Oknum Taller

Sulengka.net — Roby Bayu (38) salah seorang nasabah Bank Mandiri di Kabupaten Bulukumba hampir saja menjadi korban keteledoran oknum kasir pada saat dirinya hendak mengirim uang. Kamis, 4 Juli 2019.

Ketua Laskar Ayam Jantan (LAJ) Bulukumba itu merasa kecewa dengan pelayanan oknum kasir di bank tersebut.

“Saya berencana mengirim uang ke keluarga sebagai tabungan dengan jumlah uang Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah),” kata dia.

Roby menceritakan, awalnya di kertas slip penyetoran, dia menulis angka Rp. 40.000.000 (Empat puluh juta rupiah). Pasalnya dia tidak tahu persis jumlah uang yang akan disetor.

“Uang itu adalah titipan istri untuk dimasukkan ke tabungan, setelah uang itu terkirim, istri saya kaget dan bertanya kenapa uang yang dikirim hanya 40 Juta sementara uang yang titipannya sebanyak 50 juta,” kata dia.

Akhirnya, Robby kembali ke teller peyanan bank mempertanyakan bahwa uang yang di kirim sebanyak Rp 50.000.000 (Lima puluh juta rupiah). Meski dirinya salah menuliskan jumlah di kertas slip penyetoran.

Namun, oknum taller tersebut enggan mengakui jumlah uang yang di stor oleh Robby, sambil oknum teller mengatakan bahwa uang tersebut tidak bisah lagi diproses karena jumlahnya sudah tertulis di selip penyetoran.

“Nah, disitu saya melontarkan kata-kata protes sampai mengundang perhatian para keamanan (Security) yang berada di bank,” ungkap dia.

Roby yang tadinya emosi kemudian terdiam setelah mendapat solusi dari Security bank, supaya melihat CCTV bank di sekitar taller.

Alhasil dalam rekaman CCTV tersebut membenarkan bahwa jumlah total uang yang dihitung pihak oknum Teller adalah Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah)

“Setelah CCTV membenarkan jumlah uang tersebut, salah satu pihak Bank Mandiri langsung memeluk saya sambil menyerahkan sisa uang Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) tersebut dan sambil berkata mohon pak salah hitung tadi,” kata dia.

Atas kejadian tersebut, Roby berharap agar nasabah bank berhati-hati dalam melakukan penyetoran uang.

“Saya harap pimpinan bank memecat oknum teller tersebut dan mengavaluasi seluruh teller agar jangan ada lagi yang membodohi masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Manager Bank Mandiri Bulukumba M. Zulkifli Jufri saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 5 Juli 2019, membenarkan permasalahan yang terjadi pada Roby dan mengakui kesalahan tersebut dilakukan oleh oknum taller.

“Pelayanan bagian teller kebutulan pegawai baru, saat ini kami melakukan rapat internal terkait permasalahan ini dan kami sudah melaporkan ke Bank Mandiri Area Makassar,” kata dia.

Atas peristiwa tersebut, pihaknya akan tetap memberlakukan aturan kepegawaian. Oknum Taller tersebut akan menerima sanksi kedisiplinan yang akan berdampak ke reputasinya.

“Sudah ada perdamain secara kekeluargaan yang kami lakukan dan kami bersama Tim langsung ke rumah pak Roby jam 8 pagi dan menghadirkan oknum teller untuk minta maaf. Dan pak robby sudah maafkan beliau,” tutup dia.

Comment