Musda KNPI Bulukumba Tidak Ada Aklamasi, Proses Belum Selesai

knpi

logo KNPI

Sulengka.net — Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke XIV yang dilaksanakan di Hotel Airini 1, Jalan Dato Ditiro, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Sabtu – Minggu 26 – 27 berujung buntut. Masing-masing calon kandidat mengklaim kemenangannya padahal nyatanya belum ada yang resmi.

Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) KNPI Sulsel Syamsul Bahri Majjaga menerangkan bahwa meskipun di awal awal eskalasi diarea dan sekitar forum musda sedikit tinggi, seluruh rangkaian berjalan dalam dinamika yang masih wajar saja, sampai pada pleno V verifikasi kepesertaan dimana perbedaan sudut pandang dalam menentukan OKP peserta musda  34 yang mempunyai hak memilih terjadi kebuntutan panjang, sehingga antara  pimpinan sidang dan peserta musda mengalami kebuntuan.

“Kami mengakui kesalahan pimpinan sidang yang teledor,” ungkap Syamsul Bahri. Senin, 28 Oktober 2019.

Sehingga menurut Zul sapaan Syamsul Bahri,  berpesan bahwa kedua pihak untuk menahan diri sampai kami dari pihak korwil mencari solusi dari dari kebutuan tersebut. 
“Kami bersama ketua DPD II  Bulukumba, Stering Comite, pimpinan sidang telah meminta DPD menghubungi perwakilan para pihak untuk di panggil dan dibicarakan bersama kami pokok masalahnya” tuturnya.

Namun hal hasil dari permintaan kami untuk menghadirkan para pihak,  forum  dilanjutkan dan korwil di minta untuk hadir delan menyaksikan proses berjalan. “Kubu Sappewali atau disapa Black menarik diri lalu kubu Ahmad Rivaldi alias Aco mengklaim bahwa merekalah aklamasi,” tuturnya.

Syamsul Bahri Majjaga yang juga putra Daerah Bulukumba ini menyimpulkan bahwa segala proses musda tersebut belum selesai. 
“Bahwa saya hadir meminta berkas berkas musda itu untuk ditelaah secara admnistratif dari pihak korwil untuk dilaporkan ke DPD 1 terkait proses Musda KNPI Bulukumba Jadi tidak ada proses penetepan dari pihak korwil dari puncak rangkain Musda KNPI Bukulumba ini. Kami juga sampaikan kepada pihak termasuk kepada pihak DPD II maupun pihak para calon dalam hal ini Ahmad Rivaldi dan Sappewali Kutong untuk menahan diri karena kami akan panggil membicarakan hal ini,” tutupnya.

Comment