Melihat Inklusi Indonesia di Desa Bialo

Sulengka.net — Miniatur Indonesia itu kini di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Desa Bialo. Organisasi inklusi se-Indonesia kini berkumpul di Desa ramah anak itu dalam kegiatan pelatihan psikososial peningkatan resiliensi anak.

Peserta dilatih menjadi fasilitator yang baik untuk anak. Management dan mengolah emosi menjadi perbincangan menarik di kediaman Kader Pandu Inklusi Nusantara, Agusriadi Maula itu.

Pelaksanaan kegiatan yang dimulai pada Senin, 9 sampai 13 Maret 2020 itu berjalan dengan baik. Para peserta menikmati Desa Bialo dengan kesederhanaan dan ramahnya penduduk.

Pada kegiatan itu, Fasilitator melakukan pendekatan melalui game. Keceriaan pun terjadi dan para peserta terus bersemangat mengikuti alur kegiatan tersebut.

Fasilitator kegiatan pelatihan psikososial peningkatan resiliensi anak, Brata Mandala mengatakan, melalui game yang diberikan, para peserta bisa mengamati dan melakukan olah emosi.

Dia juga menekankan pentingnya melihat privasi peserta yang mengikuti kegiatan. Menurutnya, Sensitivitas dalam menentukan batasan personal yang harus kita hormati.

“Penting untuk bertanya ketika menjadi fasilitator. Mainnya anak juga bagian dari sensitivitas dari budaya. Jika tidak, kita bisa saja menyentuh sensitivitas yang membuat peserta tidak senang dengan apa yang kita lakukan,” kata dia.

Diketahui, kegiatan tersebut berjalan mulai dari pagi hingga malam hari. Peserta digenjot untuk menjadi fasilitator yang baik untuk anak.

Sehingga, pada saat kembali ke daerahnya masing-masing, peserta bisa mengaplikasikan hasil pelatihan pelatihan psikososial peningkatan resiliensi anak.

Daftar lembaga yang mengikuti pelatihan

Kemitraan
Kemitraan – Karsa
Kemitraan – SSS Pundi
Yakkum
Yakkum PPDI Situbondo
Samin
Samin – semak
Samin – LKIS
Samin – KAP
Lakpesdam PBNU
Lakpesdam Tasikmalaya
Lakpesdam Mataram
Lakpesdam Indramayu
Lakpesdam Bulukumba
LPKP
LPKP -Donders
LPKP -LP3TP2A
Satunama
Satunama – LKIS

Comment