LMPI Mulai Telusuri PBB-P2 Bulukumba, Sebenarnya Nunggak Dimana?

Sulengka.net — Markas Cabang Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Bulukumba menyoroti tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bulukumba.

Ketua Marcab LMPI Bulukumba, Irwan Nasir saat ditemui di salah satu Cafe di Kabupaten Bulukumba, Jumat 13 Agustus 2021, mengatakan bahwa Tipikor Polres Bulukumba harus segera menelusuri tunggakan PBB-P2 di Kabupaten Bulukumba. Pasalnya, jumlah tunggakan cukup besar mencapai Rp. 23 miliar lebih.

Dia mencontohkan, berdasarkan hasil investigasi LMPI Bulukumba, tunggakan PBB-P2 Kecamatan Ujungbulu tahun 2015 sebanyak Rp. 578 juta lebih. Kemudian di tahun 2020 mencapai angka Rp. 900 juta lebih.

Saat ini, LMPI Bulukumba sementara melakukan Investigasi terkait dalang tunggakan PBB-P2. “Sementara kita juga lakukan penelusuran terkait tunggakan PBB-P2 di Kabupaten Bulukumba. Kita belum bisa memastikan, siapa yang jadi dalang dibalik tunggakan PBB-P2 ini,” kata dia.

Investigasi yang dilakukan LMPI Bulukumba sementara ini menemukan data tunggakan PBB-P2 di beberapa desa cukup besar. Data yang berhasil dihimpun oleh LMPI Bulukumba itu menunjukkan bahwa tunggakan PBB-P2 hampir merata di Desa/Kelurahan.

“Tipikor Polres Bulukumba harus segera memeriksa pihak yang terlibat dalam pengelolaan PBB-P2 Bulukumba. Supaya kelihatan, dimana dana PBB-P2 itu mengendap,” ungkapnya.

Pria yang akrab di sapa Iwan Jarak itu berharap Tipikor segera melakukan pendalaman kasus. Pasalnya, kondisi tunggakan PBB-P2 di Kabupaten Bulukumba tidak bisa lagi ditolerir.

Pihaknya telah menginstruksikan Tim Investigasi LMPI Bulukumba untuk serius dalam melakukan investigasi lanjutan terkait tunggakan PBB-P2 di Kabupaten Bulukumba.

Sekadar diketahui, Tim terpadu yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk menangani tunggakan PBB-P2 terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, Tipikor, Kejaksaaan dan Dispenda.

 

Comment