Lensa di Rumah yang Menghasilkan Rupiah

Pemilik Track Studio II, Arman.

Pemilik Track Studio II, Arman.

Sulengka.net — Dimasa Pandemi Covid-19, pegiat fotografi merasakan dampak ekonomi yang cukup besar. Betapa tidak, pelarangan melakukan hajatan pernikahan membuat pekerjaan mereka hilang.

Hal itu membuat para pegiat fotografi memeras otak untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah ditengah masa sulit.

Salah satu pegiat fotografi di Kabupaten Bulukumba memanfaatkan dengan baik waktu “di rumah aja” adalah Arman. Warga Desa Karama Kecamatan Rilauale ini membuat studio mini fotografi di rumahnya sejak pandemi Covid-19 sejak beberapa bulan lalu.

Kepada sulengka.net, Arman mengakui dirinya membuat studio mini di rumahnya karena Pandemi Covid-19 yang membuat pekerjaannya hilang.

“Pesta pernikahan dan tempat wisata juga tutup, kita diimbau untuk tetap di rumah. Ini yang membuat saya coba-coba buka studio fotografi mini di rumah. Alhamdulillah banyak peminat dimasa pandemi ini,” kata dia.

Dia membuka studio fotografi yang diberi nama Track Studio II itu dua hari sebelum bulan ramadan. Awal membuka studio, penghasilannya bisa capai Rp. 800 ribu perhari. Pekan pertama ia membuka studionya itu, rata-rata penghasilan yang diraupnya dikisaran Rp.500 ribu perhari.

“Saat ini beberapa lokasi wisata di Bulukumba sudah terbuka. Jadi penghasilan saya di studio juga menurun. Sekarang saya hanya bisa hasilkan Rp. 500 ribu per pekannya,” kata dia. Senin, 17 Agustus 2020.

Arman menyebutkan bahwa mereka yang berkunjung ke studionya tersebut tak hanya dari Kabupaten Bulukumba saja. Warga di Kabupaten Bantaeng juga sering berkunjung ke studionya.

“Kalau warga di Bulukumba, biasanya dari Kecamatan Kindang, Rilau Ale, Bulukumpa dan Bontobahari,” sebutnya.

Comment