KNPI Bontobahari Sebut Air PDAM 1 Kubik di Bayar 10 Kubik

Ilustrasi PDAM

Ilustrasi PDAM

Sulengka.net — Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bontobahari, Edy Aswar mengaku telah menerima aduan pelanggan PDAM Bulukumba terkait sulitnya mendapatkan air bersih meski kewajiban membayar iuran telah dilunasi.

“Masyarakat Bontobahari sudah cukup luar biasa dalam memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran rekening air, bahkan pemakaian 1 kubik dibayar 10 kubik perbulannya, sementara PDAM tidak memenuhi hak masyarakat itu sendiri. Ironisnya, distribusi air akan maksimal menjelang akhir bulan atau menjelang pembayaran rekening air,” kata Edy, Minggu, 17 Oktober 2021.

Edy menyebut bahwa komitmen Dirut PDAM Bulukumba dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kota minimal 80 persen dan 60 persen masyarakat desa, dianggap kecelakaan berpikir yang dikemas dengan retorika yang sempurna.

“Sebelum berargumen untuk menyenangkan Pemkab, harusnya PDAM lebih dahulu memaksimalkan distribusi air bersih di 8 kelurahan dan desa di Kecamatan Bontobahari, sangat ironis ketika masyarakat Kelurahan Benjala tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM sementara sumber mata air berada di wilayah tersebut,” kata dia.

Sementara itu di tempat lain, salah seorang pelanggan air PDAM, Baso menganggap PDAM telah melakukan pembodohan. Pasalnya, air akan lancar ketika saatnya melakukan pembayaran, akan tetapi seringkali meteran listrik PDAM di segel.

Comment