Kelas Jurnalistik Kohati-JOIN Bulukumba Diapresiasi

Sulengka.net — Korps HMI-Wati (Kohati) bekerjasama Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kabupaten Bulukumba sukses menggelar Kelas Jurnalistik Angkatan-I dengan tema “Menulis, Mengukir Peradaban”.

Kegiatan yang digelar di Media Center Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kab Bulukumba, pada Sabtu-Minggu, 26-27 Juni 2021, banjir apresiasi dari pihak Kepolisian hingga Anggota DPRD Bulukumba.

Hadir mewakili Ketua DPRD Bulukumba, Legislator PDIP Zulkifli Saiye mengatakan bahwa Kelas Jurnalistik tersebut, sangat bermanfaat di kalangan pemuda dan mahasiswa.

“Kita apresiasi. Kegiatan ini penting untuk pengembangan kualitas SDM anak-anak muda,” katanya.

Kepala Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bulukumba, Aipda Ahmad Fatir juga mengapresiasi kelas jurnalistik tersebut. Ia berpesan kepada peserta agar lebih bijak memainkan smartphone demi menghindari jeratan hukum ITE.

“Hoax ini berbahaya. Yang banyak juga terjadi belakangan ini adalah penipuan online. Rata-rata korbannya Ibu-ibu. Bahkan saya sendiri nyaris kena tipu. Untungnya, saya konfirmasi yang bersangkutan sebelum transfer dana,” katanya.

“Kegiatan ini bagus. Kita harap tak sampai di sini, tapi ada kegiatan berikutnya. Dan kami selalu siap hadir memberikan materi,” tambah Ahmad Fatir.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kab Bulukumba Daud Kahal menjelaskan, pihaknya selalu siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Sebab katanya, pengetahuan jurnalistik itu penting.

“Tentu kita apresiasi kegiatan ini. Kita akan rancang pelatihan-pelatihan seperti ini di internal Kominfo. Bahkan lintas Organisasi Perangkat Daerah untuk pengetahuan kehumasan,” jelas Daud, kemudian bercerita pengalamannya ketika menjadi Aktivis HMI di Sospol UVRI Makassar.

Direktur Pusdiklat JOIN, Zulkarnain Hamson membeberkan bahwa ada ribuan yang telah teregistrasi dari pelatihan jurnalistik maupun kehumasan dilakukan JOIN. Ia juga berjanji kepada peserta untuk menerbitkan sertifikat pelatihan dari Pusdiklat JOIN.

“Puluhan orang yang hadir pelatihan ini, akan menambah catatan anggota. Dan kami siap menerbitkan sertifikat,” katanya disambut tepuk tangan riuh peserta.

Zulkarnain bilang, calon Jurnalis harus mampu mengetahui empat fakta berita, yaitu fakta empirik, fakta psikologis, fakta publik dan fakta opini. Selain itu, etika penulisan berita sangat penting untuk dipahami.

“Etika itu penting. Saya minta, jangan menulis berita kalau ada itikad buruk. Kita dituntut untuk menjadi jurnalis profesional,” imbuhnya.

Comment