Karang Taruna Kecamatan Gantarang Berpolemik

Ketua Karang Taruna Bukit Karya Desa Bontomacinna, Azizul Haq

Ketua Karang Taruna Bukit Karya Desa Bontomacinna, Azizul Haq

Sulengka.net — Beberapa pengurus Karang Taruna Desa di Kecamatan Gantarang menganggap Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Gantarang 11 Desember 2019 lalu yang menetapkan ketua terpilih tersebut tidak sesuai prosedur. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna Bukit Karya Desa Bontomacinna, Azizul Haq, Kamis, 9 Januari 2020.


Dia menganggap bahwa Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Gantarang tidak kuorum dan tidak sesuai dengan prosedur yang telah disepakati.

Menurut Azizul, ketua karang taruna yang menganggap bahwa Temu karya Karang Taruna Kecamatan Gantarang tidak sesuai prosedur yakini, Karang Taruna Desa Bontomacinna, Desa Bukit Tinggi, Paenre Lompoe, Polewali dan Bukit Harapan.


Aliansi Karang Taruna tersebut menuntut agar Temu Karya yang dilaksakan pada tanggal 11 Desember 2019 dinyatakan tidak sah dan harus dilakukan Temu karya kembali yang sesuai dengan mekanisme.

#


“Diduga ada permainan dalam pemungutan suara dan dianggap memberatkan pihak tertentu. Untuk itu dalam Pemilihan Temu Karya kedepan panitia harus memposisikan diri sebagai pelaksana dan penengah,” kata Azizul.


Dia juga menganggap bahwa, Temu Karya itu juga tidak diketahui pengurus lama. “Untuk itu panitia harus menghadirkan pengurus lama minimal 1-1/2 sebagai bagian dari mekanisme pemilihan,” tutup dia.

Sementara itu Ketua terpilih Karang Taruna Kecamatan Gantarang hasil Temu Karya 11 Desember 2019, Andi Fatahuddin mengatakan bahwa dirinya didukung oleh 10 Karang Taruna Desa di Kecamatan Gantarang.

“Jadi 16 Karang Taruna yang sudah memiliki SK di Kecamatan Gantarang, kalau ada yang menolak kepengurusan ini, langkah terakhirnya adalah menempuh jalur hukum,” kata dia.

Comment