Kajang Bersatu Untuk HM21 di Pilkada Bulukumba

Sulengka.net — Jelang hari pemungutan suara di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Bulukumba 2020, warga di kecamatan Kajang memantapkan dukungannya bersatu untuk memenangkan paslon Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking atau HM21.

Itu terlihat saat paslon bernomor urut 1 ini, Jumat (27/11/2020) manyambagi pendukungnya di kecamatan Kajang yang merupakan basis dari Andi Murniyati Makking yang pernah menjabat dua periode sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) tersebut.

Di kecamatan Kajang, HM21 membakar semangat pendukungnya di lima titik jadwal kunjungannya untuk mensosialisasikan 21 program yang digagasnya melalui Pakta Integritas, tertandatangani diatas materai.

Begitu tiba paslon HM21 dan timnya disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, H Sabir bahkan mengklaim masyarakat Kajang sudah mengunci dukungannya untuk HM21. Mereka akan total memenangkan pasangan ini pada 9 Desember mendatang.

“Masyarakat Kajang itu dikenal dengan kekompakannya, terbukti saat ini di legislatif, Kajang memiliki 9 anggota DPRD. Itu berkat kekompakan masyarakat. Di Pilkada kita akan mengulangi hal itu dengan mendudukkan putri asli daerah menjadi wakil Bupati Bulukumba. Kajang bersatu dan menang,” ungkap tomas asal desa Tambangan, Kajang itu.

Alasan lainnya, lanjut H Sabir adanya ketertarikan dari kaum perempuan yang mengampanyekan Bahineamo (Pilih perempuan) karena tak ingin melihat ada putri asli kajang yang berjuang sendiri di kontes Politik.

“Ada putri asli Kajang berjuang, kenapa harus pilih yang lain, itu alasan pertama mayoritas ibu-ibu dan milenial perempuan. Belum lagi bapak-bapak nya yang menyerukan orang Kajang pilih orang Kajang,” tambah H Sabir.

Sementara, mendengar hal tersebut, calon wakil Bupati dari Andi Hamzah Pangki ini mengucapkan rasa syukur dan terimakasih nya kepada warga Kajang yang sampai hari ini tetap bersatu dan menjaga kekompakannya.

Tak lupa, figur ketua partai Demokrat Bulukumba ini kmbali mengedukasi masyarakat melalui gerakan tolak money politik.

“Jangan menggadaikan suara ta. Jangan mau diimingi atau disogok uang, khususnya untuk ibu-ibu yang biasanya marak terjadi di kasi Jilbab atau Mukenah. Jangan gadaikan harga diri demi materi. Insyaallah jika kami terpilih, jangankan Jilbab dan mukenah, yang lebih dari itu bisa kita beli karena kami akan beri bantuan modal usaha untuk perempuan sebesar Rp. 2.500.000 agar bisa mandiri dan membantu perekonomian keluarganya,” pungkas Andi Murniyati Makking disambut gemuruh tepuk tangan masyarakat Kajang.

Comment