Kades Bontonyeleng Soroti Sistem PBB-P2 Dispenda Bulukumba

Sulengka.net — Kepala Desa Bontonyeleng Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba, Andi Baso Mauragawali menduga terdapat oknum petugas Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bulukumba yang bermain sehingga Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bulukumba menunggak.

Kepada Sulengka.net, pria yang akrab di sapa Opu mengaku dirinya bakal menghadiri panggilan Dispenda terkait polemik PBB-P2 di Desa Bontonyeleng.

Panggilan Kepala Desa dianggap tidak benar. Menurutnya, yang dipanggil harusnya kolektor pajak saja. “Harusnya kolektor saja yang dipanggil. Kepala desa tidak usah,” kata dia.

Opu juga menyoroti sistem yang diterapkan di Dispenda Bulukumba. Dari hasil komunikasi dengan kolektor di Desanya, fakta yang dia temukan ada beberapa PBB-P2 yang tercetak double.

“Yang aneh itu, ada PBB-P2 yang tercetak Double. Kan gak beres ini,” kata dia.

Dia juga mempertanyakan perihal data pajak yang baru dicari. Melihat tunggakannya sejak 2015 silam. “Ini sudah tahun 2021 kemarin-kemarin kemana,” kata dia.

“Setelah melihat dan membaca berita soal tunggakan PBB-P2 yang mencapai 23 M itu saya kaget” tutupnya

 

Comment