Jembatan Bambu Desa Kahaya, Penghubung Bulukumba-Sinjai yang Belum Tersentuh Bantuan

Sulengka.net — Jembatan Bambu di Desa Kahaya Kecamatan Kindang Kabupaten Bulukumba diperbaiki warga secara swadaya. Akses yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tersebut hingga kini belum tersentuh bantuan Pemerintah. Senin, 11 Januari 2020.

Salah seorang warga Desa Kahaya Kecamatan Kindang, Ilham mengungkapkan, tiap dua tahun warga harus mengganti Jembatan yang terbuat dari Bambu tersebut karena termakan usia. Jembatan di Sungai Balantieng itu kini telah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua karena telah dilakukan perbaikan oleh warga pada Senin, 11 Januari 2021.

Meski kondisinya cukup memprihatinkan, warga Desa Kahaya harus melalui jembatan tersebut untuk menjual hasil buminya ke pasar terdekat di Kabupaten Sinjai.

“Jembatan tersebut belum pernah menerima bantuan dari pemerintah, padahal kami sering mengusulkan pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), bahkan sebelum Desa Kahaya menjadi Desa pemekaran Desa Kindang,” kata dia.

Dia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan akses di Desa Kahaya terutama Jembatan Bambu penghubung ke Kabupaten Sinjai tersebut.

“Harapan kami di pemerintahan baru ada sedikit perhatian. Khusunya pembangunan jembatan yang layak di Sungai Balantieng. Ini satu satunya akses warga ke pasar untuk menjual hasil buminya, dan juga akses adik-adik yang menempuh jenjang pendidikan SMA di Sinjai Borong,” kata dia.

Terkait langkah strategis yang bakal di lakukan Pemkab Bulukumba, Sulengka telah menghubungi pada Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bulukumba, Rudy Ramlan pada Senin, 11 Januari 2021. Namun belum memberikan respon sejak berita ini diturunkan.

Comment