Jangan Minder dengan Tulisan Kita

Oleh: Syahbana Syarif Palkan, Mahasiswa Institut KH. Abd. Chalim Mojokerto.

Berbicara mengenai penulis, saya rasa semua orang memiliki potensi untuk menulis. Baik itu puisi, cerpen, artikel, roman ataupun novel.

Tetapi kebanyakan dari kita tidak mampu merealisasikannya dalam bentuk nyata. Dari beberapa penulis yang sempat saya tanyai, kendala nya terletak pada awalnya saja. Biasanya penulis bingung bagaimana untuk memulainya. Padahal sudah ada banyak ide yang terkumpul di otaknya.

Tetapi jika mereka sudah menemukan kalimat awal yang menurut nya pas, maka tulisan itu pun akan mengalir seperti “sungai”.

Kendala selanjutnya adalah banyak nya ide yang ada di otaknya yang “Terkadang” sebagian dari mereka ingin membuat tulisan yang baru, tetapi tulisan sebelumnya belum selesai. Ini biasanya akan terus berlanjut dan berujung pada narasi yang tak kunjung selesai.

Ketika kita sedang membaca novel, puisi, roman, cerpen atau yang lainnya, pasti pernah timbul dalam benak kita “Saya juga ingin menulis seperti ini”,
“Menarik, saya juga ingin menjadi penulis”

Dari sini kita sudah bisa untuk memulai,hanya saja kita perlu action lebih. Kita bisa memulai dengan menulis apa saja yang terlintas di kepala kita,tidak mengapa jika kita memulai dengan menulis hal-hal yang klise. Yang terpenting jangan menjiplak atau plagiat. Menurut Albert Camus seorang filsuf, penulis, sekaligus jurnalis berkebangsaan Perancis,dalam bukunya yang berjudul “Menulis Itu Indah” mengatakan bahwa “Plagiat itu hanya berasal dari sebuah ketidakikhlasan”.

Tidak perlu takut mengenai penggunaan bahasa yang kurang baik,tidak baku atau apapun itu. Kita hanya perlu menulis apa saja yang ada di kepala kita. karena nantinya itu akan menjadi kerangka buat tulisan kita. Bukankah semua butuh proses?. “Coba dan terus mencoba”, itu kuncinya.

Terakhir selalu ada kata “Tidak bisa”. Seperti apa yang saya katakan sebelumnya, semua orang memiliki potensi untuk menulis. Tetapi sebagian dari kita selalu mengatakan tidak bisa dan tidak bisa. Napoleon Hill dalam buku klasiknya Think and Grow Rich pada 1937 mengatakan, “Jika Anda bisa memikirkan sesuatu dengan jelas dan benar-benar memikirkannya, Anda bisa mencapainya”.

Dalam otak kita Allah SWT telah menciptakan suatu komponen yang kita sebut dengan Sistem Pengaktifan Retikuler (SPR) yang merupakan kumpulan serat saraf itu memiliki banyak fungsi penting. Dari mulai tidur dan bangun, bernafas, detak jantung, dan motivasi perilaku.

SPR adalah tempat pertemuan Sistem internal dan luar saling bertemu. Singkatnya SPR ini yang akan merespon,merangsang dan memotivasi otak. Jadi jika kita sering Mengatakan tidak bisa,maka kita benar-benar tidak akan bisa. Karena kata “Tidak bisa” itu lah yang diterima oleh SPR,yang hasil akhirnya menjadikan kita benar-benar tidk bisa.

Intinya jangan minder dengan tulisan kita, hargai apapun yang lahir dari pemikiran kita. Bisa jadi kita menganggap tulisan kita biasa saja, tapi malah memotivasi orang lain yang membacanya.

Comment