Jadi Temuan BPK, 13 Juta Dana Desa Bukit Harapan Dikembalikan

Pengembalian

Kondisi Lapangan Gelora Andi Lodji Dusun Bontonyeleng yang menjadi temuan BPK.

Sulengka.net — Menanggapi keluhan warga terkait penimbunan Lapangan Gelora Andi Lodji, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Bukit Harapan Kecamatan Gantarang, Andi Rukman Jabbar mengatakan bahwa penimbunan tersebut menjadi temuan Badan Pengawas Keuangan (BPK).

Menurut Rukman, penyelesaian penimbunan Lapangan Gelora Andi Lodji Dusun Bontonyeleng Desa Bukit Harapan, dilanjutkan pada tahun 2020 mendatang.

“Iye, sementara ada pengembalian dana sebanyak 13 juta, ini hasil temuan yang ada di Lapangan sepak bola. Yang bertanggung jawab adalah A. Wana (Istri alm. Kepala Desa Bukit Harapan, Andi Sudirman). Jadi penyelesaiannya ada di tahun 2020 kalau dianggarkan kembali,” kata dia, Rabu, 12 Desember 2019.

Dia mengungkapkan bahwa, pengerjaan Lapangan Gelora Andi Lodji Dusun Bontonyeleng telah dicairkan oleh Kepala Desa Bukit Harapan, Alm. Andi Sudirman.

“Iye, jadi hari ini (Rabu, 11 Desember 2019) terakhir penyetoran ke BNI. pengembalian hasil temuan BPK (Badan Pengawas Keuangan.red) sebanyak Rp. 13 juta ke Kas Negara,” kata dia.

Menurutnya, dana Rp. 13 juta yang dikembalikan tersebut kembali ke kas Desa, sehingga masih bisa di gunakan di tahun 2020 mendatang.

“Bisaji dianggarkan tahun 2020 mendatang. Iye’ kita hitung kembali berapa kebutuhan anggaran timbunan tanah sampai selesai, dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat khususnya pemuda,” ungkap Rukman.

Rukman menyebutkan bahwa anggaran penyelesaian penimbunan Lapangan Gelora Andi Lodji Dusun Bontonyeleng bisa dimasukkan ditahap pertama sekitar Bulan April 2020.

“Hal ini diusahakan masuk di RKPDesa tahun 2020. Sebagai rujukan untuk menyusun APBDes,” tutup Rukman.

Sebelumnya, penimbunan Lapangan Gelora Andi Lodji Dusun Bontonyeleng, Desa Bukit Harapan Kecamatan Gantarang dikeluhkan warga kerena tidak bisa digunakan untuk aktivitas olahraga para pemuda desa.

Comment