Jadi Percontohan, TNI Tanam Nilam di Swatani

Personel Kodim 1411 Bulukumba saat menanam nilam di Desa Swatani

Sulengka.net — Puluhan personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 1411 Bulukumba melakukan penanaman Nilam di sekitar Lapangan Tembak di Desa Swatani Kecamatan Rilauale Kabupaten Bulukumba, Rabu, 16 Desember 2020.

Penanaman tersebut dilakukan dengan melihat prospek bisnis minyak nilam yang cukup menjanjikan. Sedikitnya, 1 hektare lahan disiapkan sebagai lahan percontohan penanaman nilam.

Dandim 1411 Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto mengatakan, penanaman Nilam tersebut dilakukan atas penawaran kerjasama salah seorang pengusaha di Kabupaten Bulukumba, H. Dahri.

Dandim 1411 Bulukumba, Letkol Arm Joko Triyanto bersama Pengusaha Minyak Atsiri Kabupaten Bulukumba, H. Dahri di lokasi penanaman nilam di Desa Swatani.

“Setelah dilakukan peninjauan ternyata memenuhi syarat, penanaman sementara dilakukan semoga saja hasilnya sesuai yang diharapkan,” kata dia.

Lebih lanjut Joko Triyanto menjelaskan bahwa lahan 1 hektare yang disiapkan sebagai lokasi penanaman nilam tersebut merupakan percontohan untuk masyarakat.

“Nilam ini adalah jenis tanaman baru di wilayah Bulukumba, sehingga harus ada percontohan dulu supaya warga bisa melihat hasil dari tanaman tersebut. Kita harap dikemudian hari banyak warga yang berminat untuk menanam nilam,” kata dia.

Di lokasi yang sama, Pengusaha Minyak Atsiri di Kabupaten Bulukumba, H. Dahri mengatakan bahwa potensi Nilam di Kabupaten Bulukumba cukup menjanjikan.

“Beberapa wilayah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mendrop minyak Nilam ke Bulukumba untuk selanjutnya di ekspor ke luar negeri,” kata dia.

H. Dahri mengatakan, potensi minyak nilam terbesar ada di Indonesia, yakni Sulawesi dan Aceh. “Kebutuhan minyak nilam dunia hanya 26 persen yang terpenuhi, ini potensi besar bagi kita untuk memanfaatkan momentum ini,” kata dia.

Selain personil TNI, nampak beberapa warga Desa Dampang Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba ikut membantu penanaman Nilam. Warga tersebut sebelumnya telah menanam nilam di Desa Dampang.

Diketahui, nilam merupakan tanaman penghasil minyak atsiri melalui proses penyulingan. Harga ekspornya juga cukup menjanjikan.

Comment