Dikbud Kabupaten Bulukumba Sosialisasi Permendikbud Penggunaan Dana BOS

Sulengka.net — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bulukumba melakukan sosialisasi Permendikbud no. 6 tahun 2021 tentang pengelolaan dana bantuan operasional sekolah reguler.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dikbud Kabupaten Bulukumba itu dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin, 22 sampai 25 Maret 2021.

Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Penilaian Pendidikan Dasar Dikbud Kabupaten Bulukumba, Haidir di ruang kerjanya, Rabu, 24 Maret 2021 mengatakan bahwa sosialisasi tersebut diikuti 419 sekolah di Kabupaten Bulukumba.

“Sosialisasi ini dibagi dua sesi tiap harinya. Pesertanya itu 350 perwakilan SD dan 69 SMP di Kabupaten Bulukumba,” kata dia.

Ditanya soal perbedaan regulasi sebelumnya, Haidir mengatakan bahwa tidak banyak yang berubah, hanya saja Permendikbud no 6 tahun 2021 mengatur indeks kemahalan konstruksi.

“Dulu SD menerima bantuan Rp 900.000 per siswa. Sekarang bertambah jadi Rp. 940.000. Sedangkan untuk SMP, dulu menerima Rp. 120.000.000 per siswa, sekarang menjadi Rp. 1.160.000 per siswanya,” kata Haidir.

Dia melanjutkan, tambahan Rp. 40.000 tersebut adalah indeks kemahalan konstruksi, dengan melihat kondisi geografis sekolah. Dia menyebutkan bahwa indeks kemahalan konstruksi tersebut diatur dan dihitung langsung oleh Kemendikbud.

Suasana saat sosialisasi Permendikbud no 6 tahun 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba.

Ditanya soal pencarian dana bantuan operasional sekolah reguler, Haidir mengatakan bahwa setelah sosialisasi dilakukan, dana bantuan operasional sekolah reguler bakal dicairkan.

Dia berharap para peserta dalam kegiatan tersebut bisa mendapatkan pemahaman yang baik terkait kegunaan dan larangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah reguler.

“Melalui sosialisasi ini, diharap sekolah lebih paham penggunaan dan tata kelola, supaya lebih akuntabilitas,” tutup dia.

 

Comment