Cerita Arman Palibu, Hobi Fotografi Hingga Terlibat Pembuatan Film

Sulengka.net — Tahun 2002 awal mula Armanto mengenal kamera saat masih duduk di Kelas III SMP. Jenis kemera yang dikenalnya masih kamera tempo dulu yang menggunakan roll. “Kadang hasilnya bagus, kadang juga rusak kalau disuruh cuci,” kata dia.

Guru SMKN 11 Bulukumba tertarik dengan fotografi berawal saat bertemu dengan teman mengajarnya, Darmawan. Sejak mengenal Daemawan, dirinya sering mengikuti job fotografi. “Saya sering ikut belajar fotografi pada Pak Darmawan kalau tidak ada jam mengajar di sekolah,” kata dia.

“Kalau fotografi, saya belajar otodidak. Sering ikut dengan teman dan rajin bertanya serta rajin memperhatikan hasil karya temen-temen fotografer,” kata dia.

KAJANG: Tradisi Masyarakat Adat Kajang saat Karnaval Baju Hitam.

Hingga 2009, dirinya memutuskan untuk membeli kamera Nikon 3100. Dia mengakui, uang untuk beli kamera seharga Rp 4.950.000 itu dari orang tuanya. “Orang tua yang belikan, saya cicil tiap bulan untuk mengganti uangnya,” ungkap Arman Palibu, sapaan akrab Armanto.

Karena tertarik dengan dunia fotografi, niat membeli kamera tersebut hanya sekadar dipakai hunting. Karena keluarganya sering memanggil untuk foto pesta pernikahan dan selamatan, akhirnya dia menjadikan fotografi sebagai profesi tambahan.

Rasa penasaran pun muncul dalam dirinya, hingga mencoba terjun ke dunia entertaiment pembuatan film. Tahun 2015 Arman mencari teman di Facebook yang pernah terjun ke dunia film. “Akhirnya saya kenal Kak Anci Holy, yang kebetulan rajin garap film lokal. Sampai saya diajak gabung main dalam Film ‘Badik panrita Lopi’. Terakhir bulan Agustus kami garap Film Bioskop ‘Botting’. Ini sementara masih dalam proses produksi.

Biodata:
Nama: Armanto, S.Pd
Alamat: Desa Karama Kecamatan Rilauale, Kabupaten Bulukumba
Alumni STKIP Muhammadiyah Bulukumba Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni.

Comment