Cegah Covid-19, Jaringan Masyarakat Sipil Memulai dari Hal Kecil

Relawan jaringan masyarakat sipil saat berdiskusi pemetaan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bulukumba di Sekretariat Lakpesdam PCNU Bulukumba.

Relawan jaringan masyarakat sipil saat berdiskusi pemetaan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bulukumba di Sekretariat Lakpesdam PCNU Bulukumba.

Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) atau Civil Society Network merupakan konsersium organisasi dan individu dalam rangka penanganan pandemi Corona Virus (Covid-19).

Penerapan physical distancing yang diterjemahkan dengan jaga jarak atau jaga jarak aman dan disiplin untuk melakukan aktivitas, dan social distancing yakni menjaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain untuk menghindari kerumunan untuk mencegah penularan penyakit oleh pemerintah berdampak luas.

Salah satu dampak yang dirasakan masyarakat adalah penurunan kualitas ekonomi yang berimplikasi pada banyak hal. Meski pemerintah telah memberi stimulus berupa bantuan sembako dan bantuan langsung tunai pada warga terdampak, gerakan sosial penting dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui jaringan masyarakat sipil yang mengusung visi solidaritas ditengah wabah mengajak seluruh elemen, baik organisasi maupun individu untuk berpartisipasi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Semangat Solidaritas
Semua elemen harus jernih melihat penanganan pandemi Covid-19. Membangun solidaritas ditengah wabah memang bukan hal yang mudah, meski demikian jaringan masyarakat sipil optimis bergerak dengan semangat partisipatifnya.

Semangat solidaritas yang diusung oleh jaringan masyarakat sipil adalah berpartisipasi hal yang paling mungkin dilakukan bersama dengan konsep kemitraan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal yang sementara dilakukan oleh relawan jaringan masyarakat sipil adalah membagikan ratusan masker pada warga di Kabupaten Bulukumba. Meski jumlahnya masih terbatas, relawan jaringan masyarakat sipil terus menggalang partisipasi untuk melakukan giat penanganan pandemi Covid-19.

Konsersium jaringan masyarakat sipil diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam rangka penyelamatan partisipatif diberbagai hal. Terutama peningkatan kualitas taraf hidup masyarakat. Pandemi Covid-19 jadi hal yang masih menjadi problem bersama hingga berpengaruh pada taraf gizi keluarga.

Penyelamatan partisipatif
Penyelamatan partisipatif penting digalakkan bersama, dengan menjaga interaksi sosial (social distancing dan physical distancing). Mulai dari individu memutus rantai penyebaran Covid-19.
Penyelamatan lain paling mungkin dilakukan adalah tersedianya pangan ditengah sosial distancing yang membuat warga terbatas dalam melakukan aktivitas. Salah satu caranya dengan menanam sayur disekitar pekarangan rumah untuk menjaga gizi keluarga tetap terjamin.

Melihat hal tersebut, ketersediaan bibit menjadi tantangan bersama dalam melakukan kerja partisipatif untuk menangani pandemi Covid-19 saat ini.

Distribusi informasi
Jaringan masyarakat sipil telah menjalin kerjasama dengan media lokal di Kabupaten Bulukumba untuk bersama melakukan penyebaran informasi pencegahan Covid-19.

Distribusi informasi tersebut sebagai sarana pendidikan bagi khalayak untuk melakukan penyelamatan partisipatif dan turut serta dalam upaya pencegahan penularan covid-19.

Layanan kritik dan saran serta informasi lainnya, silahkan hubungi sulengka.net via email sulengkanet@gmail.com.

Comment