Bulukumba Zona Merah Covid-19, Masa Belajar Dari Rumah Diperpanjang

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Akhmad Januaris

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Akhmad Januaris

Sulengka.net — Para orang tua dan wali harus bersabar untuk melihat anaknya melakukan akativitas belajar di lingkungan Sekolah. Pasalnya, Bupati Bulukumba kembali mengeluarkan surat edaran No. 188.6/1226/dikbud, per Tanggal 13 Juli 2020 tentang perpanjangan Masa Belajar Dari Rumah (BDR).

Hal tersebut merujuk dari Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Mentri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 01/KB/2020 tentang panduan penyelelanggaran pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Tahun ajaran baru 2020/2021 harusnya dimulai tanggal 13 juli 2020. Namun, siswa siswa TK/RA, Lembaga PAUD dan PNF, UPT SPF SD, SMP Negeri, SD dan SMP Swasta, MI dan MTS Negeri/Swasta Se-Kabupaten Bulukumba baru harus bersabar untuk tidak melakukan aktivitas di Sekolah.

Surat perpanjangan Masa Belajar Dari Rumah (BDR) melalui pembelajaran jaringan, luar jaringan dan atau kombinasi dari tanggal 14 Juli 2020 sampai dengan 27 Juli 2020.

#

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Kantor Kementrian Agama melakukan pengawasan dan pemantauan Sekolah/Madrasah agar kegiatan masa belajar di rumah di manfaatkan sebaik baiknya dan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kegiatan ekstrakurikuler dan sejenisnya ditiadakan. Jika keadaan pandemi covid-19 belanjut maka pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Bulukumba Akhmad Januaris kepada sulengka.net, Kamis, 16 Juli 2020 mengaku telah mempersiapkan pola daring atau luring sesuai kondisi lapangan.

“Kami telah berkeliling kecamatan melakukan rapat dengan Kepala Sekolah (Kepsek) dan guru untuk mempersiapkan diri dalam rangka Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini, serta membuat program pembelajaran yang disesuaikan, apakah pola daring atau luring sesuai kondisi di lapangan dan tetap melakukan komunikasi dengan orang tua siswa khususnya siswa baru,” kata dia.

Januris menambahkan bahwa sesuai Keputusan bersama 4 Menteri, pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini adalah satu satunya jalan yang harus ditempuh. Pasalnya, tatap muka hanya bisa untuk daerah zona hijau Covid-19 sementara Bulukumba berada pada zona merah Covid-19.

Comment