BPBD Bulukumba Kekurangan Fasilitas Alat Penanganan Bencana

BPBD

Kepala BPBD Kabupaten Bulukumba, Andi Akrim Amir

Sulengka.net — Mengahadapi musim pancaroba, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, Andi Akrim Amir mengharapkan peran masyarakat untuk mengurangi resiko bencana. 

Menurutnya, pelibatan masyarakat tersebut telah di lakukan BPBD Bulukumba melalui sosialisasi pada siswa di Sekolah dan pemasangan spanduk imbauan untuk tetap waspada pada daerah yang berpotensi terjadi bencana.

“Kami juga telah melakukan sosialisasi kewaspadaan dini terhadap musim pancaroba melalui radio,” kata dia, Jumat, 29 November 2019.


Akrim mengakui bahwa peralatan dan perlengkapan yang sudah dimiliki BPBD adalah tenda, perahu karet, perahu fiber, perahu evakuasi cepat, gergaji rantai, mobil tangki 1 unit, mobil rescue 1 unit, mobil Hiace 1 unit, motor trail 2 unit dan genset,

Ditanya soal jangkauan peralatan yang dimiliki BPBD, Akrim mengakui bahwa peralatan yang dimiliki belum maksimal.

“Jika melihat luas wilayah Kabupaten Bulukumba 1.154 km bujur sangkar dengan panjang garis pantai 128 Km, tentu belum cukup. Tapi kita memaksimalkan peralatan yang ada,” kata dia.

Dia merinci peralatan yang dimiliki BPBD Bulukumba. Perahu misalnya, kata Akrim, sudah cukup. Pasalnya, BPBD Bulukumba dibantu oleh SAR yang berkedudukan di Bantaeng.

Peralatan yang dibutuhkan oleh BPBD Bulukumba adalah tenda. Pasalnya, kondisi tenda yang dimiliki BPBD sudah tidak layak lagi. Padahal intensitas pemakainya cukup tinggi, misalnya pada korban bencana alam dan kebakaran.

“Begitu juga dengan gergaji rantai yang masih terbatas, padahal pemakaiannya cukup tinggi,” kata dia.

“Permohonan pengadaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah dilakukan. Semoga saja mendapat respon,” kata dia.

Dia juga mengatakan bahwa, pada dasarnya semua wilayah di Kabupaten Bulukumba berpotensi terjadi bencana.

Comment