Berapa Biaya Masuk Kawasan Wisata Bulupadido Tamatto?

Sulengka.net — Destinasi wisata di Kabupaten Bulukumba terus menggeliat, beberapa desa sudah mengembangkan potensi desanya di bidang pariwisata. Meski demikian, masih ada oknum yang belum menerima secara utuh pengembangan wisata itu.

Salah satu desa yang sedang mengembangkan wisata desanya adalah DesaTamatto Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba. Wisata alam yang dikembangkan saat ini bernama Bulupadido. Di lokasi tersebut berbagai wahana ditawarkan, seperti kolam renang, Flynfox dan sepeda Gantung.

Belum lama ini, destinasi wisata tersebut mendadak viral di salah satu grup Facebook di Kabupaten Bulukumba. Pasalnya, salah satu akun memposting dugaan pungutan Rp. 50.000 per pegunjung yang dilakukan oleh pengelola Wisata Bulupadido.

Hal tersebut membuat membuat Kepala Desa Tamatto, Arsul Sani angkat bicara terkait persoalan tersebut. Menurut dia, informasi yang beredar itu tidak benar. Akun yang menyebarkan informasi tersebut merupakan akun fake.

“Kami beserta pengelola tidak pernah membebankan pada pengunjung iuran sebesar Rp. 50.000. Kami hanya memungut biaya sebesar Rp. 10.000, itu pun pihak pengelola kadang memberi pemakluman pada pengunjung yang datang bertiga, bayar Rp. 20.000 saja. Itupun sifatnya sukarela, karna kami masih merujuk pada Peraturan Kepala Desa (Perkades), karena kami masih mengurus Perdes dan izin lainnya,” kata dia. Kamis, 21 Januari 2021.

Dia berharap pada pemilik akun yang menyebarkan informasi tidak benar itu melakukan klarifikasi dan meminta maaf pada pihak pengelola Wisata Bulupadido.

“Kami sementara menunggu itikad baik dari pihak yang menyebar informasi tidak benar tersebut, kalaupun tidak ada niat baik, kami akan melaporkan ke pihak berwajib. Saya juga berharap kepada semua pihak untuk sama-sama mengembangkan destinasi wisata yang ada di daerah, khususnya wisata desa, tanpa harus saling menjatuhkan satu sama lain,” kata dia.

Sementara itu, Pengelola Wisata Bulupadido, Ardy Nukidow menyayangkan pihak yang menyebarluaskan informasi tidak benar tersebut.

“Informasi itu salah, kami pengelola tidak pernah menarik biaya kepada pengunjung sebesar itu. Kami hanya menarik biaya sebesar Rp. 10.000 per orang, namun kadang tidak bayar full ji dan sudah bisa menikmati semua spot foto dan beberapa wahana lainnya kecuali, flynfox, sepeda gantung karna melibatkan beberapa orang pengelola,” kata dia.

Comment