Belajar Menghargai Alam di Kemah Smakind Go Green

Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali (tengah) saat beroto dengan penari.

Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali (tengah) saat beroto dengan penari.

Sulengka.net — Optimisme menata lingkungan dan kearifan lokal menjadi semangat pegelaran kemah Smakind Go Green di Lapangan Desa Dampang Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Kegiatan yang dimotori oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Bulukumba itu digelar pada, Jumat, 8-10 November 2019.

Kepala SMAN 12 Bulukumba, Hasanuddin Sarehong menganggap bahwa Kemah Smakind Go Green adalah wadah pengembangan peningkatan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kegiatan ini adalah rangkaian peringatan Hari Ramah Anak.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan anak bisa belajar mengenal alam dan menghargai lingkungan sekitarnya,” singkat Hasanuddin.

Dia berharap, lintas stakeholder terlibat dalam Kemah Semakind Go Green. Pasalnya, kegiatan tersebut sudah limakali digelar. “Ini adalah Kemah Smakind Go Green ke-5 tahun 2019,” kata dia.

Pada pembukaan kegiatan tersebut, Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali ,memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan itu bisa mendukung gerakan penghijauan dan sekolah ramah lingkungan. Suguhan tari massal khas Kindang dan parade smaphore pada pembukaan ditandai dengan pemukulan “Parappasa” yang menggunakan alat musik khas Gantarang-Kindang.

Bupati Bulukumba juga menginginkan tari dengan iringan alat musik tradisional Gantarang-Kindang itu ditampilkan pada peringatan Hari Jadi Bulukumba 2020 mendatang.

Comment